Best Practice Campaign
Ringkasan
Section titled “Ringkasan”Best Practice Campaign digunakan sebagai panduan dasar agar campaign marketing di TENTA lebih efektif, rapi, dan tidak mengganggu customer.
Campaign yang baik bukan hanya tentang mengirim pesan, tetapi juga memastikan pesan dikirim ke target yang tepat, dengan isi yang jelas, dan pada waktu yang sesuai.
Dengan mengikuti best practice, bisnis dapat meningkatkan peluang customer merespon campaign dengan lebih baik.
Kapan Digunakan
Section titled “Kapan Digunakan”Best practice ini digunakan sebelum membuat, menjadwalkan, atau mengirim campaign.
Gunakan panduan ini untuk:
- Menyiapkan pesan campaign.
- Menentukan target penerima.
- Menghindari pengiriman pesan yang terlalu sering.
- Membuat CTA yang jelas.
- Menentukan waktu pengiriman yang lebih tepat.
Hindari Spam
Section titled “Hindari Spam”Hindari mengirim pesan terlalu sering kepada customer.
Pesan yang terlalu banyak dapat membuat customer merasa terganggu dan menurunkan kepercayaan terhadap bisnis.
Agar campaign tidak terasa seperti spam:
- Kirim pesan hanya jika ada informasi yang penting atau relevan.
- Jangan mengirim pesan yang sama berulang kali dalam waktu dekat.
- Hindari pesan yang terlalu panjang.
- Jangan mengirim campaign ke semua customer tanpa segmentasi.
- Pastikan isi pesan memiliki manfaat bagi penerima.
Campaign yang terlalu sering dikirim bisa membuat customer mengabaikan pesan berikutnya.
Gunakan Target yang Relevan
Section titled “Gunakan Target yang Relevan”Campaign sebaiknya dikirim kepada customer yang sesuai dengan isi pesan.
Target yang relevan membuat pesan lebih tepat sasaran dan peluang respon menjadi lebih baik.
Contoh:
- Promo customer lama dikirim ke customer yang pernah transaksi.
- Follow up dikirim ke customer dengan label Follow Up.
- Informasi layanan baru dikirim ke customer yang pernah menunjukkan minat.
- Campaign komplain recovery dikirim hanya ke customer yang pernah mengalami kendala.
Jangan mengirim pesan yang sama ke semua customer jika kebutuhan mereka berbeda.
Gunakan CTA yang Jelas
Section titled “Gunakan CTA yang Jelas”CTA atau call to action adalah ajakan agar customer melakukan tindakan setelah membaca pesan.
CTA harus singkat, jelas, dan mudah dipahami.
Contoh CTA yang bisa digunakan:
- Balas pesan ini untuk booking.
- Klik link ini untuk daftar.
- Hubungi admin untuk informasi lebih lanjut.
- Klaim promo sebelum tanggal berakhir.
- Cek jadwal layanan sekarang.
Gunakan satu CTA utama dalam satu pesan agar customer tidak bingung harus melakukan apa.
Kirim di Waktu yang Tepat
Section titled “Kirim di Waktu yang Tepat”Waktu pengiriman dapat memengaruhi respon customer.
Pilih waktu yang wajar, saat customer lebih mungkin membaca pesan.
Contoh waktu yang bisa dipertimbangkan:
- Pagi hari saat aktivitas baru dimulai.
- Siang hari saat jam istirahat.
- Sore hari sebelum jam kerja selesai.
Hindari mengirim campaign terlalu malam atau di waktu yang berpotensi mengganggu customer.
Jika campaign berkaitan dengan promo atau event, kirim pesan sebelum batas waktu agar customer masih punya waktu untuk merespon.
Contoh Penggunaan
Section titled “Contoh Penggunaan”Bisnis ingin mengirim promo layanan kepada customer lama.
Tim memilih customer dengan label Customer Lama, membuat pesan singkat tentang promo, menambahkan CTA “Balas pesan ini untuk booking”, lalu menjadwalkan pengiriman pada pagi hari.
Dengan cara ini, campaign lebih relevan, tidak terasa spam, dan customer lebih mudah memahami tindakan yang perlu dilakukan.
Catatan Penting
Section titled “Catatan Penting”- Campaign harus punya tujuan yang jelas.
- Jangan mengirim pesan terlalu sering.
- Pilih target penerima yang sesuai.
- Gunakan CTA yang sederhana dan langsung.
- Review pesan sebelum campaign dikirim.
- Evaluasi hasil campaign setelah selesai.
Kendala yang Sering Terjadi
Section titled “Kendala yang Sering Terjadi”Respon Customer Rendah
Section titled “Respon Customer Rendah”Periksa kembali target penerima, isi pesan, CTA, dan waktu pengiriman.
Customer Merasa Terganggu
Section titled “Customer Merasa Terganggu”Kurangi frekuensi pengiriman dan pastikan pesan hanya dikirim jika relevan.
CTA Tidak Dipahami
Section titled “CTA Tidak Dipahami”Gunakan ajakan yang lebih langsung, seperti “Balas pesan ini untuk booking.”
Campaign Tidak Tepat Sasaran
Section titled “Campaign Tidak Tepat Sasaran”Gunakan label, segmentasi, atau filter customer sebelum membuat daftar penerima.
Langkah Selanjutnya
Section titled “Langkah Selanjutnya”Setelah memahami Best Practice Campaign, lanjutkan ke halaman berikutnya: